Bahan Presentasi Motivasi Kerja : Pengertian, Cara, Kisah

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

Motivasi kerja

Daftar Isi :

  1. Definisi Motivasi Kerja
  2. Tujuan Motivasi Kerja

Berbicara tentang motivasi kerja, apa sih motivasi kerja itu?

Kita bahas terlebih dahulu definisi kerja : Definisi Kerja adalah kegiatan melakukan sesuatu yang dilakukan oleh manusia untuk tujuan tertentu yang dilakukan dengan baik dan benar untuk menghasilkan uang yang diperoleh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Definisi Motivasi Kerja adalah memberikan dorongan atau penyemangat terhadap seseorang untuk mencapai tujuan dan cita-cita yang di inginkan. Dari definisi tersebut ada beberapa ahli yang mengemukakan definisi motivasi kerja yaitu :

  • Menurut As’ad (2002,p45) : Motivasi Kerja merupakan sesuatu yang menimbulkan semangat atau dorongan kerja terhadap seseorang.
  • Menurut Ernest L.McCormick (mangkunegara, 2002,p94) : Motivasi Kerja sebagai kondisi yang berpegaruh membangkitkan, mengarahkan, dan memelihara perilaku yang berhubungan dengan lingkungan kerja.
  • Menurut Liang Gie (2000) : Motivasi Kerja sesuatu yang menimbulkan dorongan atau semangat kerja.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

Tujuan Motivasi Kerja :

  • Mendorong semangat kerja.
  • Meningkatkan moral kerja.
  • Menciptakan hubungan kerja yang baik sesama karyawan.
  • Mempertinggi rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri.
  • Menigkatkan produktivitas seorang pekerja.

 

  1. Faktor kebijakan perusahaan : karena ada perusahaan yang menerapkan kebijakan yang terlalu tegas terhadap karyawan.
  2. Faktor kondisi mental diri sendiri : ini merupakan hal terpenting yang harus dipunyai dalam diri pekerja, dia harus mempunyai mental yang tinggi untuk bekerja dan seseorang harus mempunyai pandangan luas dan wawasan yang tinggi.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

  1. Berteman dengan baik : menjaga kerukunan antar sesama rekan kerja di kantor.
  2. Atur waktu istirahat saat bekerja : misalnya anda bekerja di depan laptop/komputer, setiap 2 jam sekali lebih baik berhenti sejenak untuk berada di depan laptop/komputer untuk mengalihkan pandangan mata agar tidak lelah, dari layar laptop ke arah lain selama 5-10 menit.
  3. Membuat daftar kegiatan mingguan (schedule) : membantu anda untuk tepat dan ingat dalam mengerjakan sesuatu di kantor.
  4. Menjadwalkan target untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Pengertian Motivasi

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

Pengertian Motivasi

        Motivasi dapat diartikan sebagai tujuan atau pendorong, tujuan sebenarnya menjadi pendorong atau daya penggerak utama bagi seseorang dalam melakukan suatu hal demi mencapai apa yang menjadi tujuan utamanya baik dalam hal positif maupun negtaif.

        Motivasi memilliki banyak definisi dan pengertian berdasarkan para ahli. Dibawah ini adalah beberapa pengertian motivasi menurut para ahli.

  • Menurut Sardiman

Pengertian Motivasi merupakan daya penggerak dari dalam untuk melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

  • Menurut Hamalik

Pengertian Motivasi merupakan perubahan energi dalam diri atau pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan.

  • Menurut Sardiman

Pengertian Motivasi merupakan perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya felling dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan.

  • Menurut Mulyasa

Pengertian Motivasi merupakan tenaga pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah suatu tujuan tertentu. Peserta didik akan bersungguh-sungguh karena memiliki motivasi yang tinggi.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

  • Menurut Victor H. Vroom

Motivasi ialah sebuah akibat dari suatu hasil yang ingin diraih atau dicapai oleh seseorang dan sebuah perkiraan bahwa apa yang dilakukannya akan mengarah pada hasil yang diinginkannya.

  • Robbins dan Judge

Motivasi ialah suatu proses yang menjelaskan intensitas, arah dan ketekunan individu agar dapat mencapai tujuannya.

  • Donald

Motivasi ialah sebuah perubahan energi yang ada dalam diri seseorang yang ditandakan dengan adanya rasa (feeling) dan didahului dengan respon adanya sebuah tujuan.

  • Azwar

Motivasi merupakan sebuah rangsangan atau dorongan yang dimiliki oleh seseorang atau sekelompok masyarakat yang ingin bekerjasama secara maksimal dalam melakukan sesuatu yang sudah direncanakan untuk mencapai sebuah tujuan yang sudah ditetapkan.

  • Malayu

Menjelaskan bahwa motivasi diambil dari kata latin yaitu movere yang artinya dorongan atau pemberian daya penggerak yang dapat menciptakan suatu kegairahan kerja seseorang agar mereka mau bekerja efektif, bekerjasama dan terintegrasi dengan segala upaya untuk mencapai sebuah kepuasan.

  • Edwin B. Flippo

Edwin B. Flippo menyebutkan bahwa motivasi merupakan suatu keahlian dalam mengarahkan seorang pegawai & sebuah organisasi agar dapat bekerja supaya berhasil, hingga para pegawai dan tujuan dari organisasi tersebut tercapai.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

  • American Encyclopedia

American Encyclopedia menyebutkan bahwa motivasi sebagai sebuah kecendrungan yang ada didalam diri seseorang yang membangkitkan topangan & mengarahkan tindak-tanduknya.

  • R. Terry

R. Terry menjelaskan bahwa motivasi ialah sebuah keinginan yang ada pada diri seseorang yang merangsangnya untuk melakukan berbagai tindakan.

        Setiap ahli mengemukakan tentang pengertian motivasi dengan cara berfikirnya masing – masing dan berbeda. Tetapi semuanya memiliki makna dan maksud yang sama.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

  1. Pengertian atau Definisi Motivasi Kerja Menurut Ahli

Menurut Mangkunegara motivasi kerja yaitu motivasi yang terbentuk dari perilaku karyawan dalam menghadapi keadaan bekerja di perusahaan. Motivasi merupakan sesuatu yang menggerakan karyawan untuk terarah atau tertuju untuk mencapai apa yang menjadi tujuan dalam organisasi perusahaannya. Sikap positif dan mendukung terhadap keadaan kerja, itu adalah hal yang bisa memperkuat motivasinya dalam bekerja.

  1. Macam – macam Motivasi

Motivasi memiliki dua macam yaitu yang berasal dari dalam diri dan yang berasal dari luar.

  • Motivasi Intrinsik

Motivasi intrinsic yaitu motivasi atau keinginan yang timbul dari dalam dirinya sendiri tanpa ada gangguan dari orang lain.

  • Motivasi Ekstrinsik

Motivasi estrinsik ialah motivasi atau keinginan yang timbul karena pengaruh dari luar atau karena orang lain untuk melakukan sesuatu.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

  1. Hal yang Mendorong Seseorang Untuk Melakukan Pekerjaan

Seoseorang bekerja karena memiliki beberapa faktor yang menuntutnya untuk melakukan suatu pekerjaan. Faktor ini timbul dari luar atau timbul karena motivasi ekstrinsik. Apa saja yang mempengaruhi atau yang membuat seseorang melakukan pekerja?

Ada lima faktor yang mempengaruhi seseorang untuk bekerja, yaitu :

  • Faktor Fisiologis

Faktor fisiologis ini berupa untuk mendapatkan kesenangan diri dengan cara mendapatkan makan, minum, pakaian, dan tempat tinggal. Atau lebih dikenal dengan nama Sandang, Pangan, dan Papan.

  • Faktor Keamanan

Faktor keamanan merupakan faktor yang berupa jaminan keamanan fisik dan non fisik, dan perlindungan stabilitas.

  • Faktor Sosial

Faktor yang satu ini timbul karena setiap manusia memiliki perasaan mempunyai sebuah kelompok, pertemanan, suasana kekelurargaan, dan jalinan persahabatan yang sehat.

  • Faktor Harga Diri

Manusia adalah makhluk social, di kehidupan social ini terkadang ada yang bersifat pilih – pilih dalam menjalin hubungan pertemanan. Parahnya yang dilihat adalah statusnya di masyarakat. Hal ini yang disebut Rasis. Karena hal ini juga manusia tidak ingin harga dirinya dilecehkan. Maka timbullah faktor harga diri. Faktor harga diri yaitu tentang kehormatan yang dimiliki, status yang disandang, pengakuan di masyarakat, dan prestasi yang diraihnya.

  • Faktor Aktualisasi Diri

Faktor ini bersangkutan dengan kemampuan yang dimiliki seseorang. Hal yang digolongkan pada aktualisasi diri yaitu penggunaan potensi diri dan pengembangan diri yang terjadi pada diri seseorang.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

  1. Motivasi Kerja Karyawan

Ada banyak karyawan yang bekerja di Indonesia, mereka ( karyawan ) bekerja dengan motivasi yang berbeda. Apa saja motivasi karyawan untuk bekerja? Simak penjelasan di bawah ini.

  • Untuk Mendapatkan Gaji

Semua orang memiliki motivasi bekerja yaitu untuk mendapatkan gaji bulanan, mereka ingin mendapatkan gaji karena mereka memerlukan sesuatu yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya sehari – hari.

  • Mencapai Sasaran Karier

Kebanyakan orang bekerja karena untuk mendapatkan karier atau jabatan yang diinginkan. Maka dari tiu orang – orang bekerja keras untuk menjabat suatu jabatan yang diinginkan.

  • Menunaikan Ibadah

Motivasi ini biasanya dimiliki oleh seseorang yang memiliki tingkat spiritual yang tinggi dari kebanyakan orang. Untuk mereka, bekerja itu sama dengan beribadah kepada Tuhan karena mereka memenuhi nafkah untuk keluarganya.

Penyebab Turunnya Motivasi Kerja Karyawan

  • Perlakuan Tidak Menyenangkan di Kantor

Seseorang akan mengalami penurunan motivasi kerja jika di kantor dia mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan di tempat dia bekerja, walaupun gaji yang diperoleh tergolong lumayan tinggi. Salah satunya adalah perlakuan diskriminasi. Contoh kasus yang dapat dijelaskan adalah jika dua orang atau tiga orang karyawan memiliki standar pekerjaan atau kinerja yang sama, tetapi yang diperhatikan atau yang diperlakukan istimewa makan akan timbul yang namanya diskriminasi atau kesenjangan social.

  • Kurang Apresiasi terhadap Kreativitasnya dari Atasan

Jika seseorang sudah mengerjakan sesuatunta dengan baik tetapi kurang medapatkan atau bahkan tidak mendapatkan apresiasi sama sekali maka orang itu motivasinya mengendur. Jika terus menerus seperti ini maka orang tersebut akan mengundurkan dirinya dari tempatnya bekerja.

  • Perlindungan dan Jaminan Statusnya Tidak Jelas

Selain ketiga hal di atas, seseorang yang bekerja membutuhkan perlindungan dan jaminan atas dirinya. Jamina tersebut berupa asuransi jiwa ataupun asuransi masa tua. Sebagai seorang manusia pastinya akan mengalami hal – hal yang tidak diinginkan seperti mengalami kecelakaan ketika bekerja atau hanya sekedar mengalami sakit. Jika hal ini diabaikan maka karyawan akan mengundurkan diri karena tidak mendapatkan fasilitas berupa jaminan keselamatan dan jaminan hidup.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

Cara Meningkatkan Motivasi Bekerja

Cara meningkatkan motivasi kerja karyawan adalah dengan cara mengatasi hal yang sudah disebutkan seperti di atas, yaitu :

  • Mendapatkan Kesetaraan

Mendapatkan kesetaraan atau atasan bertindak adil maka karyawan akan merasa senang dan bisa meningkatkan motivasi karyawannya. Jika motivasi karyawan meningkat maka progress yang dicapai oleh perusahaan akan meningkat

  • Memberikan Apresiasi Kepada Karyawan

Sebagai seorang atasan, maka ada baiknya memberikan apresiasi kepada karyawan agar motivasinya meningkat. Apresiasi tersebut bisa berupa bonus ataupun hadiah.

  • Memberikan Perlindungan dan Jaminan

Salah satu cara yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan motivasi karyawan adalah dengan cara memberikan jaminan dan perlindungan kepada karyawan. Cara sederhana dan walaupun sudah sangat sering dilakukan oleh banyak perusahaan terbukti bisa menaikan motivasi karyawan yang menurun karena karyawan akan merasa dihargai dan dianggap dengan memberikan jaminan dan perlindungan hidup.

Cara Memotivasi Karyawan

Berbicara mengenai cara memotivasi karyawan. Seorang pemimpin atau manajer dalam perusahaan/ organisasi harus bisa memotivasi karyawannya dalam melaksanakan tugas yang telah ia berikan kepada bawahannya, agar hasil yang dikerjakan oleh bawahannya membuahkan hasil yang terbaik. Lantas, bagaimana cara memotivasi karyawan? Yuk mari kita bahas bersama-sama mengenai cara memotivasi karyawan…

Cara Memotivasi Karyawan

Cara memotivasi karyawan yaitu :

  1. Luangkan waktu anda.

Meskipun seorang manajer mempunyai jadwal yang begitu sangat padat, alangkah baiknya Anda perlu meluangkan waktu sedikit, misalnya beberapa menit setiap harinya untuk mengobrol dengan karyawan dan mengontrol pekerjaan karyawan Anda. Meskipun mungkin hal tersebut tidak ada di jadwal tugas Anda. Hal ini akan membuat karyawan termotivasi dalam berkerjanya dikarenakan seorang manajer mau meluangkan waktunya untuk mengontrol kegiatan karyawan.

  1. Dengarkan masukan dari mereka.

Ini mungkin adalah hal termudah dan juga kadang tersulit yang dapat Anda lakukan untuk karyawan Anda. Meluangkan sedikit waktu setiap harinya untuk mendengarkan ide maupun kritik/saran dari karyawan Anda, itu tidak hanya membuat mereka senang, namun juga akan memberikan Anda wawasan lebih pada bisnis Anda dari orang-orang yang membantu dalam menjalankan tugas perusahaan.

  1. Jangan biarkan mereka bosan setiap harinya.

Seorang manajer pasti juga mudah merasa bosan dalam pekerjaannya sehari-hari, jadi bisa jadi kemungkinan seorang karyawan juga mempunyai rasa bosan. Hal yang dapat dilakukan oleh seorang manajer yaitu dengan cara mengadakan kegiatan refreshing bersama karyawan seperti : mengadakan games tiap bulannya atau 6 bulan sekali, bisa juga mengadakan tour bersama karyawan setiap setahun sekali.

  1. Mendorong karyawan untuk belajar skill baru

Waktu terus berjalan. Untuk memastikan bahwa setiap karyawan bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar ilmu baru atau memperbarui ilmu lama dalam perusahaan yang akan menguntungkan semua orang yang ada di perusahaan.

  1. Membangun kepuasan seorang karyawan

Motivasi kerja berhubungan erat dengan tingkat kepuasan diri pekerja atau karyawan dan hal ini dapat tercipta dengan adanya lingkungan kerja yang menyenangkan. Sebab, jika kita fokus pada menciptakan kepuasan karyawan, lalu fokus pada motivasi karyawan, maka akan tercipta suatu hubungan kerja yang baik, karena karyawan yang puas akan mengurus tugas yang diberikan oleh atasan dengan baik.

  1. Memberikan apresiasi

Memberikan apresiasi kepada karyawan sangatlah penting agar membangkitkan perilaku positif dan prestasi karyawan, sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau tidak. Manajer yang cerdas dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan dengan memberikan perhatian secara personal, seperti memberikan tepukan di punggung (merasa bangga terhadap karyawan), catatan tulisan tangan, atau komentar singkat di aula. Dan menunjukkan atau memberikan penghargaan kepada karyawan, usahakan agar mengatakannya dengan lebih spesifik. Dengan menjadi spesifik, karyawan menyadari tindakan mereka benar-benar diawasi oleh manajernya.

Kisah motivasi dalam persaingan bisnis

Kisah motivasi dalam persaingan bisnis

Dalam dunia bisnis sudah tidak heran lagi kalau nemuin yang namanya persaingan, dalam dunia bisnis mempunyai persaingan yang sangat ketat sekali, jadi kita harus bisa pintar-pintar mengendalikan usaha kita. Jadi dalam persaingan bisnis kita harus mempunyai sebuah motivasi dari banyak orang, untuk mendorong semangat dalam menjalankan bisnis.

Berikut beberapa contoh kisah motivasi dalam persaingan bisnis yang bisa kita pelajari :

  1. Kisah steve Jobs

Steve Jobs merupakan seorang pemimpin perusahaan produk Apple.

Dia juga mendirikan perusahaan NeXT yang nantinya menjadi sebuah pondasi dari kesuksesan system operasi Mac OS yang dipakai di dalam computer-komputer Apple. Pada tahun 1996 Apple hampir bangkrut, lalu steve Jobs kembali untuk membawa perubahan sebagai CEO. Dia mengembangkan produk dan layanan yang sangat menguntungkan seperti iMac, iTunes, iPod, iPhone, iPad dan App Store. Pada akhirnya tahun 2011, Apple pun sukses menjadi perusahaan publik yang paling bernilai.

Ketika Steve Jobs kembali memimpin Apple, dia memaksakan perubahan dengan kepemimpinan yang keras serta khayalan untuk ke depan demi kesempurnaan. Oleh sebab itu, perubahan selain butuh waktu, juga membutuhkan cara pandang seseorang berpikir yang baru dari seorang pemimpin dan focus untuk berperilaku selaras dengan perkembangan jaman.

  1. Pak Alim Suteja (Penjual loenpia).

Sebelum dia membuka bisnis loenpia, dia terlebih dahulu browsing kiat-kiat apa saja yang harus diperhatikan dalam berbisnis. Pada hari pertama loenpia yang ia jual laris habis. Di minggu ketiga, ada temannya yang membawa gorengan dan arem-arem yang dibandrol dengan harga yang lebih murah dari loenpia yang ia buat. Tapi hal itu tidak menyurutkan keinginannya untuk memasarkan loenpia karena dia yakin kalau loenpia yang ia buat mempunyai kekuatan yang tidak bisa dimiliki oleh pesaing.

Oleh karena itu untuk meyakinkan para konsumen dan memenangkan “persaingan”, ia selalu bertanya kepada konsumennya, bagaimana dengan loenpia yang ia buat dan apa yang perlu di perbaiki. Feedback dari merekalah yang menjadikan kekuatan dari loenpia nya. Misalnya komentar yang ia dapat dari konsumen yaitu tentang rebungnya yang masih mengeluarkan bau khasnya. Feedback ini ia langsung sampaikan ke kakaknya agar merebus rebungnya dua kali untuk menghilangkan bau rebung nya, karena ini merupakan bentuk kelemahan dari loenpia, jadi ia langsung perbaiki sehingga kelemahan itu bisa teratasi. Lalu ia juga menyediakan plastic untu tempat lumpia sehingga mudah dibawa. Yang tak kalah penting ia harus datang 15 menit lebih awal karena jam-jam ramai orang lewat. Jika ia terlambat sedikit, maka hilanglah kesempatan untuk menjual loenpia.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

Jadi kesimpulannya dari kisah motivasi dalam persaingan bisnis, untuk menghadapi pesaing, kita harus tahu terlebih dahulu kekuatan dari produk kita. Optimalkan kekuatan itu dan harus bernai berinovasi agar para konsumen tidak cepat bosan. Kemudian kita harus tahu kelemahan dari produk kita. Lalu liat peluang yang ada untuk produk kita, jika ada peluang langsung jalankan dan jangan terlalu banyak berpikir.

Memotivasi Bawahan Dengan Efektif

  1. Arti apresiasi/pujian :

Suatu Hak / Penghargaan yang   Harus diberikan kepada   seseorang karena telah   melakukan perbuatan yang   positif.

     2. Bentuk-bentuk apresiasi :

  • Promosi / Kenaikan Pangkat
  • Kenaikan Gaji

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

Cara Memberi Apresiasi

  1. Lihat hal-hal yang positif atau kelebihan orang lain.
  2. Sampaikan dengan tulus dan jujur.
  3. Jangan harapkan suatu imbalan karena Anda melakukan apresiasi.

Cara Mudah Untuk Memberikan “Penghargaan”

  • Tepukan di punggung.
  • Senyuman.
  • Ucapan terima kasih yang jujur dan apa adanya.
  • Surat pribadi kepada karyawan yang bersangkutan dengan tembusan ke atasan langsung, Anda dan penyelia karyawan tersebut.
  • Pujian terbuka di hadapan karyawan bersangkutan atau di hadapan atasan Anda.
  • Mendengarkan karyawan yang mempunyai gagasan untuk meningkatkan efisiensi dan kemudian bertindak sesuai dengan saran tersebut.
  • Memberikan sertifikatAnda dihargaikepada karyawan bilamana Anda mendengar sesuatu yang baik tentangnya, entah dari pelanggan, rekan sekerja atau atasan.
  • Memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengerjakan proyek khusus yang menyenangkan yang biasanya tidak dilakukannya.
  • Bawakan kopi dan makanan kecil setelah karyawan melakukan usaha yang berat.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

Keadaan Dimana Pujian Tidak Memotivasi

  1. Penerima Pujian Tidak Menghormati Pemberi.
  2. Penerima Tidak Mempercayai Itikad Pemberi. Jika pemberi pujian selama ini dikenal sebagai orang yang tidak pernah memuji, penerima mungkin akan mencurigai pemberian pujian ini.
  3. Melakukan Pekerjaan Dengan Baik Tidak Penting Bagi Penerima Pujian (Bagi pemberi).
  4. Pemberi Pujian Terlalu Royal Dengan Pujian. Jika diberikan secara berlebihan, pujian kehilangan keampuhannya.
  1. Penerima Pujian Terlalu Sering Dipuji. Jika Anda memuji setiap orang, setiap hari, artinya menjadi kecil.
  2. Pemberi Pujian Memberi Pujian Dengan Rasa Enggan, Tidak Tulus.
  3. Pujian Diberikan Tetapi Sekaligus Ditiadakan Dengan Perkataan Yang Sama. “Seharusnya Anda bisa melakukannya setiap kali”
  1. Pujian Diberikan Ditempat Yang Salah. Ada penerima pujian yang malu dipuji di depan umum, ada juga orang lain yang merasa kecewa jika dipuji secara empat mata. Adakalanya karyawan lain merasa iri hati bila rekan mereka dipuji di hadapan mereka. Anda harus mengetahui bagaimana kira-kira tanggapan penerima pujian.
  2. Memuji Perilaku Yang Tidak Tepat. Penerima pujian mungkin tidak senang bila prestasi yang menurut mereka tidak istimewa menerima pujian.
  3. Penerima Pujian Merasa Tidak Puas Dengan Kondisi Pekerjaan Mereka. Pujian mungkin tidak akan dihargai bila karyawan merasa gajinya terlalu rendah, pekerjaannya terlalu berat, atau diperlakukan tidak adil. Pujian akan berhasil baik pada organisasi yang suasananya sehat. Pujian bukanlah pengganti gaji yang adil dan perlakuan yang layak.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

14 Perilaku Yang Membuat Atasan Senang

  • Berbuat sebaik-baiknya dalam apa pun yang Anda kerjakan. Pastikanlah bahwa apa pun yang Anda kerjakan selesai tepat waktu, tidak melampaui anggaran, sesuai dengan harapan, dan dengan penuh kebanggaan.
  • Jadilah pemimpin yang berhasil. Jagalah agar bawahan Anda selalu bahagia, produktif dan tidak menyusahkan atasan.
  • Hematlah uang organisasi. Setiap atasan di setiap tingkat memikul tugas untuk menghemat sumber daya. Setiap tindakan yang Anda lakukan untuk menekan pengeluaran akan selalu diingat.
  • Datangkan uang bagi organisasi. Anda barangkali berada dalam posisi yang lebih baik daripada orang lain untuk mengenali adanya potensi pendapatan dalam operasi organisasi Anda. Ajukanlah saran-saran untuk memanfaatkan potensi ini dan atasan akan menyukai Anda.
  • Ketahuilah apa yang benar-benar penting bagi atasan Anda. Biarkanlah atasan mengetahui melalui tindakan Anda bahwa hal yang sama juga penting bagi Anda.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

  • Ketahuilah apa saja harapan atasan Anda. Tidak semua atasan dapat secara langsung dan spesifik mengutarakan harapannya atas bawahan. Yang pasti, mereka mengharapkan Anda memenuhi harapan ini. Jika Anda ragu-ragu mengenai apa yang sesungguhnya diharapkannya atas diri Anda, carilah tahu tanpa menunjukkan kesan kepada atasan bahwa Anda menganggapnya lalai karena tidak memberitahu Anda. “Apakah saya cukup rinci dalam laporan bulanan saya?” lebih baik daripada, “Saya tidak tahu pasti apa yang Anda harapkan dari laporan bulanan saya”.
  • Dapatkanlah umpan balik tentang prestasi Anda. Strategi ini mirip dengan nomor 6 (enam) di atas. Ada atasan yang enggan memuji – barangkali karena Anda tidak menerimanya dengan gembira. Atasan lain selalu saja mengkritik – barangkali karena Anda terlalu mudah bersikap defensif. Mintalah umpan balik mengenai pekerjaan Anda tanpa membuat atasan merasa canggung dan tanpa membuat Anda kelihatan tidak percaya diri.
  • Usahakanlah agar sebagian besar masalah terselesaikan sebelum diketahui atasan. Tetapi jangan melangkahi batas keleluasaan yang diberikan kepada Anda.
  • Usahakanlah agar kabar baik atau pun buruk datang dari Anda. Jagalah agar atasan selalu mendapat informasi tentang segala hal yang ada dalam tanggung jawab Anda. Jangan sampai atasan terkejut oleh kabar baik atau buruk yang didengarnya dari pihak ketiga.
  • Ajukan diri Anda untuk tugas yang sukar dan tidak disukai. Anda memenangkan angka bila Anda maju untuk menyelematkan atasan. Dan bila Anda berhasil padahal orang lain tidak mampu, Anda berkibar sebagai bintang cemerlang.

Bahan Presentasi Motivasi Kerja

  • Kemukakan hanya gagasan yang berharga. Jika atasan harus selalu menolak permintaan dan saran Anda, Anda akan dianggapnya sebagai orang yang lalai. Orang hanya mau menerima gagasan yang sesuai dengan kepentingannya. Rahasia sukses dalam menjual gagasan kepada atasan adalah dengan menunjukkan bagaimana gagasan Anda dapat meningkatkan keuntungan perusahaan atau membuat atasan terlihat hebat. Jika gagasan Anda tidak menjanjikan salah satu dari kedua hal ini, gagasan Anda tidak ada harganya.
  • Jangan minta pengarahan yang tidak perlu. Banyak atasan yang lebih senang Anda memberitahu apa rencana Anda dengan kemungkinan ia dapat menyempurnakannya, daripada menerima beberapa alternatif rencana dan memilihkannya untuk Anda. Sering kali lebih baik mengatakan (secara tertulis), “Ini rencana saya untuk program pelatihan kuartal depan; jika saya tidak menerima tanggapan apa-apa dari Anda sampai hari Jumat, saya akan meneruskannya,” daripada, “Saya mengharapkan hari Jumat ini Anda dapat memutuskan mana program pelatihan yang Anda pilih untuk program kuartal depan.” Kecuali jika Anda diminta mengajukan alternatif, cara yang kedua mungkin menjengkelkan atasan dan membuat Anda kelihatan tidak tegas, dan Anda akan kehilangan waktu.
  • Jangan mengeluh tentang orang lain. Bila terjadi kekeliruan, terimalah bagian tanggung jawab Anda, dan jangan menyalahkan orang lain. Atasan tidak menyukai bawahan yang tidak mau mengakui tanggung jawab atas kegagalannya. Tetapi lebih dari sekadar mengakui kesalahan, kebanyakan atasan mengharapkan jaminan bahwa itu tidak akan terulang lagi.
  • Kritislah terhadap diri sendiri. Atasan Anda tidak akan mengatakan semua kelemahan dalam prestasi Anda. Andalah yang harus berusaha menemukannya sendiri, setidaknya sebagian. Awasilah diri Anda sendiri. Carilah umpan balik verbal dan nonverbal dari atasan dan orang-orang lain. Perbaikilah terus-menerus diri Anda.

Ditulis Oleh Adinda Maharani, Dina Andriani Siswi Magang Humanis Group 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *