CASE – EFFECTIVE COACHING

CASE – EFFECTIVE COACHING

CASE – EFFECTIVE COACHING

CONTOH SASARAN COACHING & COUNSELING

1)Atasan & Bawahan bersama-sama mengevaluasi hasil kerja yang telah dicapai dalam kurun waktu tertentu

2)Membuat kejelasan sasaran, rencana tindakan dan program/proyek y.a.d untuk mengembangkan kinerja orang tersebut

3)Mendorong Atasan & Bawahan untuk melaksanakan dengan penuh komitmen terhadap apa yang telah disepakati

4)Meningkatkan komunikasi dua arah antara Atasan dengan Bawahan

 

CONTOH LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PROGRAM COACHING & COUNSELING (PCC)

1.Persiapkan waktu, tempat, mental dan bahan pembicaraan

2.Merancang kondisi yang kondusif/nyaman

3.Mendefinisikan tantangan / masalah

4.Cocokkan fakta : klarifikasi & ringkaskan

5.Carilah alternatif pemecahan masalah

6.Prioritaskan pilihan solusi masalah

7.Kembangkan rencana tindakan

8.Definisikan batas waktu

9.Puji dan besarkan hati yang bersangkutan sebelum berpisah

10.Pantau tindak lanjut

 

CONTOH JADWAL PROGRAM COACHING & COUNSELING

  1. Persetujuan Manajemen – Mei 2009
  2. Sosialisasi PCC – Juni 2009
  3. Pelaksanaan PCC – Juli 2009

– Minimal 2 jam/karyawan tiap 3 bulan

– Tahun 2009 : untuk level Manager

– Tahun 2010 : untuk level Supervisor/Staff

  1. Klinik PCC – Sept 2009
  2. Evaluasi Keberhasilan – Des 2009

melalui – Feed Back PCC

– Employee Satisfaction Survey

 

STUDI KASUS C & C

  • Karyawan yang kurang motivasi kerja
  • Karyawan sok tahu
  • Karyawan senior
  • Karyawan primadona

 

Studi Kasus : Karyawan yang kurang motivasi kerja

Si Paijo sudah bekerja di perusahaan selama 15 tahun. Dari sejak ia masuk, ia ditugasi di bagian administrasi kredit. Akhir- akhir ini ia sering datang terlambat. Kalau sampai di kantor, ia tidak langsung duduk di mejanya, tapi ia malah ngobrol dulu dengan teman-teman lainnya. Sewaktu ia duduk di mejanya, ia terlihat sering melamun atau hanya sekedar mencoret coret kertas. Sesekali ia asyik di depan komputer, namun sepertinya ia lebih banyak main game daripada mengerjakan tugasnya. Pernah ia mengatakan kepada seorang temannya bahwa ia ingin sekali pindah ke tempat lain, seperti di bagian marketing karena ia merasa lebih suka berhubungan dengan orang luar.

Sebagai atasan, Anda melihat cara kerjanya lambat karena sering surat-surat yang dibutuhkan di bagian administrasi kredit ini tidak diselesaikannya tepat pada waktunya. Pada waktu ia diminta lembur untuk menyelesaikannya, terlihat wajahnya menunjukkan ketidaksukaannya. Bagaimana Anda sebagai atasan bisa mengatasi karyawan ini ?

 

Studi kasus : Karyawan sok tahu

Si Sopoiku bekerja di bagian Finance sudah cukup lama. Pada waktu rapat, ia seringkali menjadi pembicara aktif. Ia banyak mengusulkan ide-ide baru. Namun sayangnya, pada waktu peserta rapat lainnya mengemukakan pendapatnya, ia sering kali menyela, menyanggah atau bahkan mencela ide atau hasil kerja temannya. Tidak heran kalau ia diketahui akan hadir di suatu rapat, banyak orang enggan untuk datang ke rapat itu.

Sebagai atasan, Anda melihat bahwa si Sopoiku ini sebenarnya orangnya cerdas, kerjanya rapi. Namun, jeleknya ia sering terlihat keras kepala dan suka mencampuri urusan orang lain. Bagaimana cara Anda melakukan C & C kepada karyawan tersebut ?

 

Studi kasus : Karyawan senior

Yanti adalah karyawati senior di perusahaan ini karena ia sudah mengabdi kepada perusahaan selama 20 tahun lebih. Pada dasarnya kerjanya cukup baik. Ia menyelesaikan tugas-tugas yang diberikannya dengan baik. Ia pernah sharing kepada teman baiknya bahwa ia tinggal tunggu waktu pensiun saja, karena merasa bahwa karier di perusahaan ini sudah mentok. Ia terkadang menjadi tempat bertanya bagi karyawan baru.

Sebagai seorang Atasan, Anda melihat Yanti sebagai karyawan yang baik karena tidak pernah ia lalai dalam menyelesaikan tugas-tugas pekerjaannya. Namun disisi lain, Anda menyadari bahwa untuk mempromosikannya ke jenjang lebih tinggi tidak dimungkinkan karena ia terbentur dengan jenjang pendidikan dan kemampuan bahasa asing. Bagaimana Anda, sebagai atasan melakukan C & C kepadanya ?

 

Studi kasusKaryawan primadona

Venny bekerja di bagian customer service. Selain cantik, ia ramah terhadap semua temannya. Dimata pelanggan, ia cukup responsif dan gesit terhadap keluhan –keluhan mereka. Singkat kata, ia populer di mata orang luar maupun dalam. Sayangnya, ia kadang-kadang bertindak melebihi kapasitasnya. Ia kadang-kadang mengatas namakan bagian lain untuk menyelesaikan tugas-tugasnya, namun setelah itu ia tidak segan untuk minta maaf ke bagian itu sehingga orang-orang tidak sempat marah dengannya.

Sebagai atasan, Anda melihat orang ini sangat potensial dan sangat menikmati pekerjaannya. Yang menjadi titik lemahnya adalah ketidaktaatannya terhadap peraturan perusahaan yang ada. Bagaimana Anda melakukan C & C terhadapnya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *