MODIFYING BEHAVIOR

MODIFYING BEHAVIOR

MODIFYING YOUR BEHAVIOR WITH HIGH “D “ PEOPLE

  • Dukunglah tujuan dan harapannya
  • Ajukan pertanyaan yang memungkinkan orang “D” menemukan berbagai hal atau gagasan-gagasan, dari pada memberi perintah kepadanya.
  • Jagalah hubungan anda tetap sebagaimana hubungan bisnis. Jangan berusaha untuk membentuk hubungan pribadi kecuali hubungan tersebut memang merupakan tujuan dari orang tersebut.
  • Jika anda tidak setuju dengan orang “D”, argumentasikan fakta-fakta, bukan perasaan-perasaan pribadi.
  • Berikan pengakuaan kepada gagasan-gagasan orang “D”
  • Untuk mempengaruhi keputusan orang “D” anda harus menyiapkan tindakan-tindakan alternatif dengan probabilitas keberhasilannya. (Dukunglah dengan fakta-fakta jika memang ada)
  • Bersikaplah tepat (precise), efisien, disiplin dalam waktu dan well organized dengan orang “D”
  • Bersiaplah untuk melakukan negosiasi secara man to man
  • Ingatlah bahwa orang “D” akan bertindak demi mencapai keinginan dan kebutuhan.

 

MODIFYING YOUR BEHAVIOR WITH HIGH “I “ PEOPLE

  • Usahakan kita berbicara mengenai pendapat, gagasan dan harapan, dan cobalah untuk mendukung.
  • Jangan membuat diskusi menjadi tergesa-gesa, cobalah bersama-sama mengembangkan gagasan yang saling merangsang dan menarik..
  • Orang “I” tidak suka kehilangan argumen, jadi cobalah untuk tidak berargumentasi. Daripada berargumen, carilah solusi-solusi alternatif dimana anda berdua dapat bersama-sama berbagi dengan penuh antusias.
  • Ketika anda mencapai kesepakatan, kesampingkan detail yang berkaitan dengan apa, kapan, siapa, dan bagaimana. Pastikan anda berdua sepakat atas hal-hal spesific.
  • Buat rangkuman secara tertulis apa yang anda berdua telah setujui sekalipun kelihatannya tidak perlu.
  • Bersikaplah ramah (entertaining) dan fast moving
  • Pastikan anda berdua telah betul-betul sepakat mengenai tindakan apa yang akan ditempuh.
  • Ingatlah bahwa orang “I” hanya bertindak jika mereka mampu dan menginginkannya.

 

MODIFYING YOUR BEHAVIOR WITH HIGH “S “ PEOPLE

  • Dukunglah perasaan orang “S”
  • Perlihatkanlah bahwa anda menaruh minat dalam diri orang “S” tersebut sebagai pribadi.
  • Berbicaralah dengan tenang dan tidak tergesa-gesa
  • Ketika anda tidak setuju dengan orang “S” diskusikan opini-opini dan perasaan-perasaan anda dan orang lain.
  • Jika anda dan orang “S” dengan cepat menetapkan suatu sasaran dan cepat mengambil keputusan, telusuri wilayah yang potensial memunculkan kesalahpahaman dan ketidak puasan.
  • Orang “S” menyukai jaminan bahwa tindakan yang ditempuh memiliki resiko minimum. Tawarkan pemberian dukungan pribadi, namun demikian jangan terlalu berlebihan dengan jaminan anda atau anda akan kehilangan kepercayaan.
  • Jangan mengambil jalan pintas dan tetaplah pada prosedur yang telah disepakati.
  • Jalinlah kepercayaan dengan orang “S” karena dia akan melakukan/bertindak bila ia mempercayai anda.

Leave a Reply